Penipuan Gaya Afrika

Ada ada Saja gaya orang menipu. mulai dari gaya penipuan orang kampung sampai penipuan cara orang terlpelajar, bungkusnya pun bermacam macam dari mulai berbungkus agama, nasionalisme, sampai hal hal sepele. iming imingnya pun beragam, dari sekelas togel kampung yang mulai dari 50 ribu sampai jutaan dolar amerika. ada ada saja dasar penipu.

Saya sudah mengalami banyak tindakan percobaan penipuan, tapi Alhamdulillah berkat petunjuk Allah dan "tidak mata duitan" saya belum pernah tertipu fatal. pernah sih sekali dua kali tertipu tapi oleh kawan sendiri yang biasanya berdasar belas kasihan, bukan karena iming iming uang.

Penipuan umum ada di mall mall sales berpura pura mengajukan pertanyaan pertanyaan "ecek-ecek" dan tiba tiba kita dengan mudahnya menjawab benar dan mendapat hadiah tetapi harus ditebus sekian puluh atau ratus ribu, biasanya ini dibarengi dengan "pengeroyokan" hingga kita gerah dan tidak konsentrasi.

Penipuan model lain adalah Internet MLM tanpa produk, mulai dengan 3,5 jt dapat mobil hingga uang ratusan juta perbulan.

penipuan model lain lagi dengan model pemberitahuan bahwa kita mendapat hadiah dari perusahaan tertentu dan pemberitahuannya bisa lewat pos atau SMS kemudian kita dituntun untuk mentransfer uang sejumlah tertentu

Penipuan lain yang mirip adalah pemberitahuan bahwa kita menang lottere walau kita tidak pernah masang lottere dimanapun, ini juga mengharuskan kita mentransfer atau membayar sejumlah uang dengan kartu kredit.

penipuan jenis terakhir yang saya alami dan pernah juga saya alami beberapa tahun yang lalu adalah penipuan yang saya sebut penipuan gaya Afrika. maklum sebagian pelaku nya berasal dari Afrika (setidaknya itulah pengakuan mereka sang pelaku). modusnya adalah sebagai berikut, mula mula kita dikontak lewat email hoax/junk dan dengan kisah menyedihkan bahwa ada anggota keluarga mereka yang pejabat tinggi atau direktur pers minyak yang meninggal sakit atau kecelakaan dan mempunyai simpanan di bank dengan jumlah puluhan juta dollar amerika yang sampai sekarang tidak bisa dicairkan, mereka mengajak kita menjadi partner untuk proses pencairan uang tersebut dengan imbalan hingga 25% nilai deposit, lalu mulailah mereka memancing uang dari kita dengan menagatakan perlu charge inilah itulah, buat bayar charge di kedubes lah di bank lah atau sekedar biaya notaris atau pengacara dan seterusnya. biaya nya juga bervariasi dari mulai "hanya" 4000 saja hinga 75.000 dollar. dan orang orang Afrika ini juga berani bertemu atau bertatap muka, bahkan menelepon ke telepon rumah, kantor atau HP kita, agar kita benar benar yakin. beberapa nama yang pernah mencoba "merayu" saya antara lain mengaku Kolonel Anthony Johnson, Pangeran Sanusi, Ngozi okonko Iweala, Ali Duoif, John Bott, mengatasnamakan Bank of Africa dan masih banyak lagi. saya tidak tahu persis nama asli mereka, setidaknya mereka menggunakan nama itu waktu menghubungi saya.

saya juga yakin mereka menghubungi banyak orang, untuk mencari korban bahkan ada yang berani membawa uang tunai hingga Rp 750 juta untuk ditukar dengan dollar yang dijanjikan lebih besar lagi (berita nya dimuat kompas) dan setelah transaksi si pria afrika kabur dengan mobil. untung bisa dicegat dan ditangkap.

jadi sekali lagi kehati hatian kita di jaman sekarang ini harus lebih ditingkatkan, dan jangan mata duitan lah.

logika sederhana saja, uang itu ya harus dicari dengan kerja keras dan sungguh sungguh, tidak bisa dengan akal akalan, arisan berantai, MLM tipuan atau internet marketing palsu.

jadi waspadalah, waspadalah.

Leave a Reply