HANTU
Ada ada saja cerita tentang makhluk yang satu ini, dari mulai cerita serem sampai cerita yang lucu lucu. aku sendiri tidak begitu peduli dengan hantu ini, bukan tidak percaya, justru karena sangat percaya dan yakin jadi tidak begitu peduli.
aku yakin bahwa hantu memang ada dan mungkin jumlahnya lebih banyak daripada makhluk yang kasat mata, tapi aku yakin mereka dan kita beda dimensi, beda alam, jadi we have nothing to do with them.
tidak jarang pekerjaanku sekarang menuntut kerja sampai larut malam, danterpaksa harus kerja di kantor sendiri, atau harus melakukan perjalanan jauh dan "terpaksa" nyetir sendiri melalui daerah daerah "seram" yang sudah banyak diceritakan orang. Pantura sih tidak masalah karena sesepi sepinya jalan ini tetep akan ada banyak kendaraan lalu lalang. hal ini akan bertolak belakang bila harus melewati jalur tnegah atau jalur selatan atau jalur jalur alternatif lain yang sering nya secara sengaja aku pilih, karena disamping lebih singkat aku senang beradventure mencari jalan-jalan baru, dan males aja ketemu truck truck besar yang sering bikin kesal.
Yang sering mondar mandir jakarta bandung pasti hapal kalau lewat pamanukan -subang terus ke ciater dan lembang akan sangat menyenangkan kalau jalan di pagi atau sore, tapi hati hati kalau sampai harus terpaksa jalan malam. ceritanya mungkin udah agak lama tahun 2001 an bulannya udah lupa, waktu itu saya harus ikut ngetest kendaraan baru buat test KM 74. pasti tau lah buat orang DLLAJR sih, tapi say sendiri belum pernah baca detail peraturannya, kalau tidak salah KM 74 itu semacam salah satu klausul prasyarat buat keluarnya ijin unit kendaraan yang baru masuk ke indonesia. dalam test nya ada beberapa test fisik yang harus dilaksanakan di tanjakan dengan kemiringan tertentu, nah biasanya di jawa barat test ini dilakukan di tanjakan emen, dan untuk menghindari hal hal yan gtidak diinginkan test dilakukan dengan menutup jalan tentu saja tidak mungkin dilakukan siang hari apalagi weekend, tapi harus hari kerja dan tengah malam biar tidak ada kemacetan yang diakibatkan oleh test ini. kami berangkat dari pabrik sekitar jam 5 sore, sebelum berangkat tugas saya memastikan kondisi kendaraan secara teknis siap jalan, karena kondisi kendaraan baru jadi pengecekan lebih cepat dan mudah, tapi tetap saja banyak checklist yang harus saya isi dan harus naik turun truck yang lumayan tinggi besar. setelah diisi muatan penuh (sekitar 30 ton) kami mulai berangkat, tujuan pertama adalah pom bensin buat ngisi bahan bakar sampai full, jalan antara pabrik dan gerbang tol tidak terlalu macet walau jam itu jam pulang kerja, ketemu macet hanya sekitar gerbang cakung itu juga ngga lama. begitu masuk gerbang langsung test driver menginjak gas kenceng, deru mesin 19.000 cc tidak begitu mengganggu karena peredam suara di kabin cukup bagus, dan mesin ini lebih baik dalam hal kebisingan. (to be continued)