Bohong

Akhirnya….

tadi malam di press release amerika mengakui bahwa data intelijen yang digunakan untuk menyerang irak adalah bohong belaka. tidak ada kebenaran yang bisa dipertanggung jawabkan.

cuma herannya dengan kebohongan dan kekeliruan super bodoh, yang mengakibatkan matinya ratusan ribu orang, kok tidak ada sedikitpun permintaan maaf dari bangsa amerika ya?

apa ini menunjukkan sifat asli bangsa amerika yang pengecut dan selalu bersembunyi dibalik kata kata menjunjung tinggi demokrasi dan hak asasi manusia.

dari awal perang secara pribadi saya yakin seyakin yakinnya bangsa amerika cuma tukang kecap, alias raja kibul nomor wahid. betapa tidak, common sense orang kampung seperti saya sudah bisa menduga pasti amerika perang sama irak hanya demi minyak dan dendam keluarga bush. cuma pasti diselimuti dengan berbagai kebohongan. ya senjata pemusnah masal ya terorisme, diktator dan cerita aneh lainnya. tidak usah heran sebagian besar pejabat amerika (pejabat kita juga sama) lulusan sekolah ngibul, alias sosial bukan teknik. jadi dalam hal ngecap dan berorasi pasti mengagumkan, tapi pembuktian ilmiah biasanya nol besar.

hanya sayang bangsa amerika lupa bahwa kebohongan kadang kadang aman tertutup rapat hingga berabad abad, tapi kadang tidak bisa disimpan lebih dari satu detik. dan mungkin amerika masih beruntung karena baru terungkap setelah 2 tahun dan bangsa iraq sudah porak poranda. setidaknya dendam bush junior sudah terbalaskan, dan bush tua bisa duduk santai di kursi goyang dengan tidak takut mati penasaran karena dendam pribadinya kepada sadam terbalas secara tuntas.

kadang kita hanya bisa mengurut dada, kenapa begitu tega ada orang menebar kebohongan dan mengakibatkan sebuah bangsa hancur berantakan dan ratusan ribu warganya mati, ratusan ribu anak jadi yatim serta ratusan ribu ibu ibu jadi janda janda miskin, hanya demi kekayaan dan dendam pribadi?

ini pelajaran buat kita semua jangan sampai tindakan kita, seperti bangsa bangsa yang sudah dilaknat Allah di zaman dahulu. mungkin bangsa amerika hanya tinggal menunggu waktu untuk diazab, karena tingkah lakunya sudah menyerupai bangsa bangsa yang ingkar di jaman nabi nabi.

tanda tanda kehancuran bangsa amerika kelihatannya semakin jelas, saya yakin hancurnya amerika bukan oleh musuh yang besar dari luar, tapi akan hancur oleh tingkahnya sendiri. berawal dari perang afgan dan irak yang memakan dana ratusan milyar dollar, ditambah dengan kalkulasi keuntungan rampokan minyak yang meleset. secara teoritis amerika akan menangguk keuntungan trilyunan dollar dari minyak irak baik langsung maupun tidak langsung seperti via dana rekonstruksi irak maupun hak memonopoli perusahaan perusahaan minyak AS, tapi apa daya dilapangan berbeda, kemanan yang tidak kondusif mengakibatkan panen minyak tertunda sementara biaya operasional terus membengkak seiring dengan banyaknya infrastruktur milik militer AS yahng hancur. bila hal ini terus berlarut larut jelas ini akan menjadi beban ekonomi yang berat, terbuktui tahun 2004 amerika mengalami double defisit, yang pertama defisit anggaran karena membengkaknya budget militer dan yang kedua defisit neraca berjalan. hal ini terjadi karena ekspor amerika terus anjlok sementara import cenderung tetap bahkan naik. anjloknya eksport amerika disebabkan oleh banyak faktor, tapi salah satu faktor yang turut menyumbang kejatuhan produk amerika adalah adanya boykot baik terang terangan maupun terselubung dari warga dunia yang lain. bukan hanya muslim yang memboykot tidak mau mengkonsumsi lagi produk amerika, bahkan negara negara nasrani yang taat juga ada warganya yang turut memboykot, contoh prancis, jerman dan meksiko, serta terakhir venezuela, di negara negara ini produk amerika akan tersingkir dengan mudah oleh produk negara lain.

faktor lain yang mempercepat kejatuhan amerika adalah adanya keengganan mensupply energi ke negara ini, contoh venezuela mulai enggan mengirim minyak ke AS, akibatnya harga minyak di amerika terus naik, padahal harga minyak ini akan memukul ekonomi amerika sama kuatnya dengan hboykot.

faktor lainnya yang berpengaruh adalah ketidakjujuran orang amerika sendiri dalam berbisnis, pepatah dalam dunia bisnis mengatakan kalau anda berbisnis dengan orang jujur, anda pergi bercelana kolor pulang bisa bawa gunung emas tapi sebaliknya kalau kita berbisnis dengan orang tidak jujur, hati hati pakaian dalam pun akan habis ditipu. simak saja kasus enron dan world com, ditambah lagi dengan kebohongan data intelijen AS di irak, ini menunjukkan betapa sulitnya mempercayai bangsa amerika dalam segala hal.

gejala paling kentara adalah dengan ambruknya perusahaan perusahaan besar amerika, seperti enron, world com, terakhir gm sedang dilanda kemelut, saat ini harga saham gm tidak lebih dari 1/4 harga awal. penyebab runtuhnya 2 perusahaan pertama karena kebohongan akuntan publik amerika (ini menunjukkan hobi berbohong bisa meruntuhkan bisnis).

indikator lain the fed sudah menaikkan suku bunga hingga 4 kali dalam setahun sepanjang tahun 2004. dan diprediksi akan terus dilakukan peningkatan suku bunga. ini menunjukkan adanya ketidakstabilan yahng cenderung memburuk dalam ekonomi AS.

benarlah yang dikatakan orang orang tua dulu bahwa kebohongan adalah musuh yang paling utama dalam hidup, sekali kita berbohong dan memanfaatkan kebohongan terus menerus, maka tunggu saja kehancuran kita.

Amerika saat ini negara terkuat, tapi siapa yang bisa menjamin AS akan tetap superpower dalam 100 tahun kedepan, bahkan sepuluh tahun ke depan, bahkan mungkin dalam 4-5 tahun ke depan?

Mesir, India Cina, Babylon, Mesopotamia, Romawi, Yunani, dulu pernah menjadi superpower, tapi bila sudah tiba saatnya untuk hancur, tidak ada yang bisa mencegah. bahkan bangsa Ad Maya dan Ica yang disinyalir punya peradaban tinggi di jaman dahulu bisa lenyap ditelan bumi. makanya selagi masih ada kesempatan segeralah bertobat hai bangsa amerika, sebelum terlambat dan menyesal tiada guna.

Leave a Reply